serta menghargai perbedaan perasaan orang lain tentang berbagai hal.32 Empati adalah kemampuan meletakkan diri sendiri dalam posisi orang lain dan menghayati pengalaman tersebut untuk melihat situasi dari sudut pandang orang lain. Jadi, empati merupakan kemampuan untuk menghayati perasaan dan emosi orang lain.33 Kemampuan menghargai perasaan orang lain seperti mengalaminya sendiri" dan "memahami apa yang dikatakan oleh orang lain dari pandangan orang lain tersebut". Barret-Lennard memiliki fonnula konseptual yang khas mengenai empati, yang intinya sebagai berikut. Pemahaman empatik adalah suatu proses aktif dari keinginan untuk diharapkan, atau yang difikirkan oleh seseorang kepada orang lain dengantetap menghargai perasaan dan hak orang lain. Dengan melakukan komunikasi asertif, maka seorang remaja dapat . 1 Widyastuti, Tri. (2017). Pengaruh Komunikasi Asertif Terhadap Pengelolaan Konflik. Widya Cipta. Volume 1, No 1. 2. Yunalia, Endang Mei. (2020). keselarasan perasaan individu dengan perasaan orang lain atau dengan kata lain empati afektif adalah 'perasaan' dari emosi orang lain (dalam Munož dkk, 2010). Davis (dalam Nashori, 2008) menjelaskan empat aspek empati antara lain, yaitu: a. Perspective taking, yaitu kecenderungan seseorang untuk mengambil sudut pandang orang lain secara Sama seperti teks pada umumnya, ceramah memiliki struktur tersendiri yang membangunnya menjadi sebuah teks. Struktur ceramah terdiri atas pembukaan, isi, dan penutup. Contoh teks ceramah singkat. Berikut contoh teks ceramah singkat beserta struktur teks ceramah: Baca juga: Pengertian Teks Ceramah. Contoh teks ceramah singkat tentang ketepatan waktu Oleh karena itu akan lebih baik bila mampu menumbuhkan kepekaan terhadap perasaan orang lain. Yang mana dengan begitu akan mampu untuk menghargai perasaan orang lain. Dasar cara mengembangkan konsep diri positif adalah penerimaan diri. Konsep diri yang positif justru akan mampu untuk menerima segala hal baik dan buruk pada kualitas dirinya sendiri. Orang ini mempunyai rasa percaya diri sehingga merasa mampu dan yakin untuk mengatasi masalah yang dihadapi, tidak lari dari masalah, dan percaya bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. 2. Merasa setara dengan orang lain. Ia selalu merendah diri, tidak sombong, mencela atau meremehkan siapapun, selalu menghargai orang lain. 3. va6IhB.

ceramah tentang menghargai perasaan orang lain